#Ketentuan penulisan

#TIMELINE LOMBA

#TIMELINE KELOMPOK
| 5 Mei | Menentukan ide sesuai tema |
|---|---|
| 15 Mei | 1. Daftar lomba, membuat timeline, membuat notion, 2. Membuat link word dan template proposal ⇒ pengembangan outline (bab 1, bab 2, babb 3, bab 4, bab 5, penutup) 3. Siapin cover 4. Mencari jurnal (internasional-nasional) |
| 16 Mei | Mengerjakan bab 1 |
| 17 Mei | Mengerjakan bab 2 |
| 18 Mei | Mengerjakan bab 3 |
| 19 Mei | Mengerjakan bab 4 |
| 20 Mei | Mengerjakan bab 5 + kata pengantar |
| 21 Mei | Mengerjakan executive summary + lampiran + lembar pengesahan + biodata ketua dan anggota |
| 22 Mei | Checking oleh kelompok + konfirmasi ke dosen pembimbing kalau mau mainta tolong bimbingan |
| 23 Mei | Konsultasi + revisi dari dosen pembimbing |
| 24 mei - 25 Mei | Revisi |
| 26 Mei | Konsultasi lagi hasil revisi |
| 27 Mei | Finishing |
#DATA
| TOPIK | JURNAL | JUDUL | WEBSITE RESMI | KUTIPAN | LINK TAUTAN |
|---|---|---|---|---|---|
| Gangguan me nstruasi banyak dialami | Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat | Hubungan Tingkat Stres dengan Keteraturan Siklus | |||
| Menstruasi pada Remaja | - | Ada berbagai jenis gangguan menstruasi, termasuk dismenore, gejala | |||
| pramenstruasi, menoragia, polimenore, perdarahan vagina abnormal, amenore, | |||||
| oligomenore, dan menstruasi tidak teratur. Studi telah menunjukkan bahwa besar | |||||
| proporsi penduduk wanita usia subur yang menderita masalah kesehatan terkait | |||||
| menstruasi. | |||||
| Data prevalensi gangguan menstruasi | Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA | Hubungan Konsumsi Fast Food Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri | - | Menurut World Health Organization (WHO), masalah menstruasi dialami oleh 75% remaja. Remaja sering mengalami periode menstruasi yang ireguler, terutama terjadi di tahun pertama setelah menarche. 80% remaja | |
| putri merasakan keterlambatan menstruasi satu hingga dua minggu, sedangkan 7% nya mengalami menstruasi lebih dini karena belum terjadi ovulasi (Novita, 2019). Kemenkes RI melaporkan, usia terjadinya menstruasi pertama kali mengalami penurunan. Terdapat 70% hingga 90% remaja putri di Indonesia mempunyai siklus menstruasi yang tidak teratur (Sahmin, 2017). Menurut Azis dkk (2018), Gangguan siklus menstruasi merupakan gangguan yang sering menyerang wanita usia subur. Setiap negara di dunia memiliki prevalensi yang berbeda, di Indonesia sekitar 59%. Sebanyak 11,7% remaja putri di Indonesia, mengalami menstruasi tidak teratur sedangkan prevalensi di DIY mencapai 15,8% (Riskesdas, 2018). | https://www.jurnal.istekicsadabjn.ac.id/index.php/jmakia/article/view/259/340 | ||||
| Data gangguan menstruasi | Jurnal Riskesdas | Laporan Nasional RISKESDAS 2018 | Riskesdas, 2018 | Prevalensi ketidak teraturan menstruasi yang dialami remaja putri di Indonesia, tergolong cukup tinggi, yakni mencapai 11,7% | https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf |